Post

Cari Investor

Posted on May 28, 2013 in ban-bekas by rumahbanbekas

Tidak peduli jenis sumber finansial apapun yang anda dekati—sebuah bank, seorang penanam modal, atau seorang kerabat—ada dua cara dasar untuk mendanai sebuah bisnis: permodalan ekuitas dan permodalan hutang.

Dalam permodalan ekuitas, anda mendapatkan modal sebagai pertukaran dengan sebagian dari kepemilikan perusahaan. Sedangkan dalam permodalan hutang, anda mendapatkan modal dalam bentuk sebuah pinjaman, yang nantinya harus dikembalikan.

Dasar-dasar Ekuitas

Permodalan ekuitas bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk firma-firma permodalan usaha dan investor-investor swasta. Sumber manapun yang anda pilih, ada beberapa hal dasar yang harus anda pahami sebelum anda mencoba untuk mendapatkan modal ekuitas.

Pembagian untuk seorang investor di dalam perusahaan anda datang dalam berbagai bentuk. Jika perusahaan anda adalah incorporated, maka investor mungkin akan meminta bagian dalam bentuk saham. Atau seorang investor yang ingin terlibat di dalam manajemen perusahaan bisa datang dalam bentuk seorang partner.

Mempertahankan kontrol atas perusahaan anda bisa jadi lebih sulit saat anda bekerja dengan para investor luar yang menyediakan permodalan ekuitas.

Sebelum mencari investasi dari luar, manfaatkan sebagian besar dari sumber-sumber anda sendiri untuk membangun perusahaan. Semakin banyak modal yang bisa anda tambahkan sendiri sebelum mencari modal dari luar, semakin baik.

Jika yang anda bawa ke atas meja hanyalah sebuah ide bagus dan beberapa bakat, maka seorang investor mungkin tidak mau menyediakan sejumlah besar modal tanpa mendapat suatu bagian atas pengontrolan terhadap kepemilikan sebagai balasannya.

Sebagai hasilnya, anda bisa berakhir dengan kehilangan kontrol atas bisnis yang anda mulai. Jangan berasumsi bahwa investor pertama yang mengekspresikan ketertarikannya di dalam bisnis anda itu adalah sesorang yang berniat baik.

Bahkan seseorang yang sepertinya ingin berbagi visi anda untuk perusahaan mungkin adalah berita buruk. Mengenal investor itu sangat penting. Seorang investor yang tidak memahami bisnis anda mungkin akan menarik penyumbat di waktu yang salah—dan menghancurkan perusahaan anda.

Bagaimana Cara Kerjanya

Karena permodalan ekuitas melibatkan pertukaran sebagian kepemilikan saham untuk modal, maka semakin banyak modal yang diambil suatu perusahaan dari investor-investor ekuitas, semakin berkurang pula kontrol yang dimiliki oleh pendiri perusahaan.

Pertanyaannya adalah, berapa banyak manajemen yang bersedia anda serahkan?

Jangan memandang rendah pentingnya kontrol voting di dalam perusahaan. Para investor mungkin lebih bersedia untuk menerima suatu saham mayoritas (nonvoting) dari pada saham umum (voting).

Kemungkinan lain adalah memberikan investor suatu mayoritas dari keuntungan dengan cara lebih dulu memberikan dividend-dividend kepada pemilik saham istimewa.

Atau, para pemilik saham nonvoting bisa mendapatkan likwidasi saham, yang berarti mereka adalah yang akan pertama kali mendapatkan pengembalian investasinya jika perusahaan bangkrut.

Bahkan sekalipun jika mereka mau menerima suatu posisi minoritas, para penanam modal biasanya akan bersikeras mengenai ketentuan-ketentuan kontrak yang mengijinkan mereka untuk membuat perubahan-perubahan manajemen dibawah kondisi-kondisi tertentu.

Itu mungkin termasuk perjanjian-perjanjian yang mengijinkan investor untuk mengambil alih perusahaan jika korporasi gagal untuk memenuhi level income tertentu atau membuat perubahan-perubahan tanpa ijin dari investor.

Para investor mungkin meminta bahwa saham istimewa mereka dapat ditukarkan kembali menjadi saham umum atau menjadi uang cash dalam beberapa tahun kemudian.

Itu memberikan pengusaha suatu peluang untuk membeli kembali perusahaan jika memungkinkan tapi juga mungkin mengijinkan investor untuk mengubahnya menjadi saham umum dan mendapatkan kontrol terhadap perusahaan.

Sebagian ahli berpendapat bahwa mempertahankan kontrol voting itu tidak penting. Di dalam suatu perusahaan yang biasanya tumbuh pesat, para pendiri hanya memiliki 10 persen dari bisnis saat perusahaan tersebut go public.

Itu tidak selalu berarti buruk, karena 10 persen dari 100 milyar itu lebih baik dibanding 100 persen dari nol. Kuncinya adalah seberapa bernilai sang pendiri bagi kesuksesan perusahaan.

Jika anda tidak bisa digantikan dengan mudah, maka anda memiliki banyak pengaruh meski anda mungkin tidak mengontrol bisnis.

Jika sang pengusaha cukup bagus, maka para investor mungkin merasa akan lebih baik untuk membiarkan sang pengusaha yang menjalankan perusahaannya.

Cobalah untuk tidak bertahan pada persentase tertentu dalam kepemilikan: Jika itu adalah suatu bisnis yang sukses, sebagian besar orang akan membiarkan anda bahkan jika mereka memiliki 80 persen dari saham.

Namun, untuk melindungi diri, anda harus selalu mencari nasehat finansial dan hukum sebelum melibatkan investor-investor luar di dalam bisnis anda.

Permodalan Usaha

Saat sebagian besar orang berpikir tentang permodalan ekuitas, mereka memikirkan tentang permodalan usaha.

Begitu dilihat sebagai suatu sumber yang besar untuk mendanai suatu bisnis startup, maka permodalan usaha—sama seperti sebagian besar jenis permodalan lainnya—itu tidak lagi mudah untuk datang.

Kesiapan untuk memberikan, memberikan, dan memberikan modal usaha itu menjadi sangat sulit dipahami.

Ya, memang, ada banyak perusahaan permodalan di luar sana. Ada banyak website yang bisa anda datangi, dan anda mungkin mendapatkan beberapa keberuntungan.

Tapi pada titik saat ini, keberuntungan itu adalah tepatnya apa yang anda butuhkan untuk meyakinkan para permodalan usaha agar berinvestasi di dalam bisnis anda.

Jika anda mengira kami sedang mencoba untuk mematahkan semangat anda, itu benar. Uang memang bisa ditemukan untuk di investasikan ke dalam perusahaan anda, tapi era penanam modal usaha yang akan dengan senang hati memberikan setumpuk uang itu sudah berakhir—terutama untuk startup.

Permodalan usaha itu kemungkinan besar akan diberikan pada suatu perusahaan yang sudah mantap dengan suatu track record yang sudah terbukti.

Tapi jika anda adalah seorang startup, maka produk dan jasa anda harus lebih baik dibanding yang sudah ada, membagi sebagian saham dan keuntungan anda—dengan sebuah bisnis plan yang sangat menyakinkan dan akan menghasilkan banyak uang bagi investor.

Dan bahkan itu saja mungkin masih belum cukup.

Earth Angels

Realitas yang tidak menyenangkan adalah bahwa untuk mendapatkan dana dari firma-firma permodalan usaha itu adalah sesuatu yang sangat sulit.

Realitas yang menyenangkan adalah bahwa ada sangat banyak sumber-sumber lain yang bisa anda gunakan untuk permodalan ekuitas—biasanya dengan ikatan-ikatan yang jauh lebih sedikit dibanding suatu perjanjian dengan institusi permodalan usaha.

Suatu sumber permodalan swasta adalah suatu investasi angle. Awalnya suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan para investor di pertunjukan-pertunjukan Broadway, saat ini “angel” di gunakan untuk menyebut siapapun yang menginvestasikan uangnya di dalam suatu perusahaan wirausaha. (tidak seperti permodalan usaha institusional yang menginvestasikan uang orang lain).

Angel investing telah berkembang pesat di tahun-tahun terakhir saat semakin banyak orang yang mencari pengembalian yang lebih baik terhadap uang mereka dibanding yang bisa mereka dapat dari sarana-sarana investasi tradisional.

Berbeda dengan apa yang umumnya dipercayai oleh banyak orang, sebagian besar angle itu bukanlah milyuner. Biasanya, penghasilan mereka berkisar antara $60,000 dan $200,000 per tahun—yang berarti bahwa kemungkinan besar ada banyak orang seperti mereka di sekitar anda.

Di mana Para Angel Terbang

Para angel bisa diklasifikasikan ke dalam dua kelompok: affiliated dan nonaffiliated. Seorang angle affiliated adalah seseorang yang memiliki kontak dengan anda atau bisnis anda tapi tidak selalu harus berhubungan atau berkenalan dengan anda. Sedangkan seorang angel nonaffiliated tidak memiliki hubungan dengan anda ataupun bisnis anda.

Adalah hal yang masuk akal untuk mulai mencari investor anda dengan menemukan seorang angel affiliated karena dia sudah familiar dengan anda atau bisnis anda, dan memiliki ketertarikan pribadi di dalam hubungan. Mulailah dengan menuliskan nama-nama orang yang mungkin cocok dengan kategori dari angel affiliated.

  • Para profesional. Ini termasuk para profesional penyedia berbagai jasa yang anda gunakan—para dokter, pengacara, akuntan, dan lain-lain. Anda tahu orang-orang ini, jadi suatu janji pertemuan seharusnya mudah untuk diatur. Para profesional biasanya memiliki simpanan uang yang siap untuk di investasikan ke dalam project-project luar, dan jika mereka tidak tertarik, mereka mungkin bisa merekomendasikan seorang rekan yang tertarik.
  • Rekan-rekan bisnis. Ini adalah orang-orang yang melakukan kontak dengan anda selama menjalankan bisnis sehari-hari. Mereka bisa dibagi ke dalam empat sub-kelompok:
  • Para supplier/vendor. Para pemilik perusahaan yang menyediakan inventaris anda dan kebutuhan-kebutuhan lain itu memiliki suatu ketertarikan vital di dalam kesuksesan perusahaan anda, sehingga membuat mereka menjadi angel yang sempurna.

Investasi dari seorang supplier mungkin tidak datang dalam bentuk cash tapi dalam bentuk syarat-syarat pembayaran yang lebih baik atau harga-harga yang lebih murah. Para supplier bahkan mungkin menggunakan kredit mereka untuk membantu anda mendapatkan suatu pinjaman.

  • Para konsumen. Ini terutama kontak-kontak yang sangat bagus jika mereka menggunakan produk atau jasa anda untuk membuat atau menjual produk-produk mereka sendiri. Daftarkan semua konsumen yang dengannya anda memiliki hubungan bisnis jenis ini.
  • Para karyawan. Sebagian dari karyawan kunci anda mungkin memiliki asset yang tidak dimanfaatkan yang bisa dijadikan jaminan untuk suatu pinjaman bisnis bagi bisnis anda. Tidak ada insentif yang lebih besar bagi seorang karyawan dibanding berbagi kepemilikan di dalam perusahaan dimana mereka bekerja.
  • Para pesaing. Ini termasuk para pemilik perusahaan serupa yang tidak bersaing secara langsung dengan anda. Jika seorang pesaing itu melakukan bisnis diwilayah lain dan tidak melanggar wilayah anda, maka dia mungkin adalah seorang investor yang bersimpati dan mungkin mau berbagi bukan cuma modal, tapi juga informasi.

Kategori angel-angel nonaffiliated antara lain:

  • Para profesional. Kelompok ini bisa termasuk para pengacara, akuntan, konsultan dan broker yang tidak mengenal anda secara pribadi atau melakukan bisnis dengan anda.
  • Para menejer kelas menengah. Angel-angle di dalam posisi manajemen kelas menengah mulai berinvestasi di dalam bisnis-bisnis kecil untuk dua alasan utama—entah karena mereka bosan dengan pekerjaannya dan mencari ketertarikan-ketertarikan luar, atau mereka hampir pensiun atau mereka takut di PHK.
  • Para pengusaha. Angel-angel ini adalah para pemilik bisnis yang sukses dan ingin berinvestasi dalam usaha-usaha lain. Para pengusaha yang familiar dengan industri anda adalah para investor yang sempurna.

Menjalin Hubungan

Mendekati para angel affiliated itu hanyalah masalah menelpon untuk membuat suatu janji. Untuk mencari angel-angel nonaffiliated, cobalah metode-metode berikut ini:

  • Periklanan. Bagian peluang bisnis dari surat kabar lokal anda adalah suatu tempat yang sangat bagus untuk mencari investor melalui iklan. Iklan-iklan baris itu tidak mahal, simpel, cepat dan efektif.
  • Broker bisnis. Para broker bisnis mengenal ratusan orang yang memiliki uang dan tertarik untuk membeli bisnis. Meski anda tidak ingin menjual bisnis anda, tapi anda mungkin mau menjualnya sebagian. Karena banyak broker itu tidak terbuka terhadap ide mengenai klien mereka yang hanya membeli sebagian dari suatu bisnis, maka anda mungkin harus menggunakan beberapa persuasi untuk membuat broker mau memberikan daftar nama. Anda akan menemukan suatu daftar broker bisnis lokal di Yellow Pages dibagian “Broker Bisnis.”
  • Telemarketing. Pendekatan ini telah disebut sebagai “dealing for dollars.” Pertama anda membuat sebuah daftar mengenai orang-orang kaya di wilayah anda. Kemudian anda mulai menelpon mereka. Yang jelas, anda harus sangat termotivasi untuk mencoba pendekatan ini, dan sebuah daftar yang bagus adalah sarana anda yang paling penting. Carilah broker mailing list di Yellow Pages. Jika anda merasa tidak nyaman untuk melakukannya sendiri, anda selalu bisa menyewa seseorang untuk melakukannya.
  • Networking. Menghadiri suatu pertemuan kelompok permodalan usaha lokal dan assosiasi-assosiasi bisnis lain untuk membuat kontak itu adalah pendekatan yang menyita waktu, tapi bisa jadi efektif. Surat kabar umumnya memuat suatu kalender event-event yang berisi daftar kapan dan dimana pertemuan-pertemuan ini dilakukan.
  • Para perantara. Ini adalah firma-firma yang mencarikan para angel untuk perusahaan-perusahaan kewirausahaan. Mereka biasanya disebut “boutique investment bankers.” Ini berarti bahwa mereka adalah firma-firma kecil yang fokus utamanya adalah pendanaan perjanjian-perjanjian kecil. Firma-firma ini biasanya meminta suatu persentase dari jumlah uang yang mereka carikan untuk anda. Mintalah pengacara atau akuntan anda untuk menunjukkan sebuah firma yang memilki reputasi di wilayah anda.

Para angel cenderung menemukan sebagian besar dari peluang investasinya melalui teman-teman dan rekan-rekan bisnis, jadi metode apapun yang anda gunakan untuk mencari para angel, adalah penting untuk menyebarkan informasi.

Beri tahu para penasehat profesional anda dan orang-orang yang anda temui di dalam event-event networking, atau siapapun yang bisa menjadi suatu sumber refferal yang bagus, bahwa anda sedang mencari investasi modal. Anda tidak pernah tahu orang jenis apa yang mereka kenal.

Mendapatkan Uangnya

Begitu anda sudah menemukan angel-angel potensial, bagaimana cara anda mendapatkan kepercayaan mereka?

Para angel melihat hal-hal yang sama seperti yang dilihat oleh para penanam modal profesional:

  • Manajemen yang kuat. Apakah team manajemen anda memiliki suatu track record untuk kesuksesan dan pengalaman?
  • Kekuatan kepemilikan. Kepemilikan tidak selalu berarti anda harus memiliki patent, hak cipta atau merek dagang di semua produk anda. Melainkan hanya berarti bahwa produk atau jasa anda seharusnya cukup luar biasa untuk menarik perhatian konsumen.
  • Jendela peluang. Para investor mencari sebuah jendela peluang saat perusahaan anda bisa menjadi yang pertama di pasaran dan meraih pangsa pasar yang besar sebelum orang lain yang mengambilnya.
  • Potensi pasar. Para investor lebih menyukai bisnis-bisnis yang memiliki potensi pasar yang kuat. Itu berarti bahwa seorang pemilik restoran yang berencana untuk membuat franchise memiliki suatu peluang yang lebih baik dibanding seseorang yang hanya ingin membuka pada satu tempat saja.
  • Pengembalian terhadap investasi. Para angel umumnya akan mengharapkan suatu pengembalian 20 sampai 25 persen selama 5 tahun. Tapi, mereka mungkin mau menerima tingkat bunga yang lebih rendah jika bisnis anda memiliki resiko yang lebih kecil.

Jika para angel juga mempertimbangkan faktor-faktor yang sama seperti perusahaan-perusahaan permodalan, lalu apa perbedaan antara keduanya?

Anda memiliki suatu keunggulan dengan para angel karena banyak diantaranya yang motivasinya tidak semata hanya kerena ingin mendapat keuntungan.

Terutama jika angel anda adalah seorang mantan pengusaha, sehingga dia mungkin termotivasi oleh kenikmatan yang di dapat dari membantu seorang pebisnis muda sama seperti termotivasinya dia oleh uang yang di dapat dari usahanya.

Para angel lebih mungkin untuk dibujuk dibanding para penanam modal usaha oleh seorang pengusaha yang punya semangat untuk sukses, kegigihan dan disiplin mental.

Itulah kenapa penting bahwa bisnis plan anda menyampaikan suatu pemahaman yang bagus mengenai latar bekalang, pengalaman dan semangat anda. Bisnis plan anda seharusnya menyebutkan hal-hal diatas dan menyebutkan permodalan yang anda harapkan untuk kebutuhan dari startup menjadi matang.

Bagaimana jika bisnis plan anda ditolak?

Tanyakan pada angel apakah dia tahu seseorang yang mungkin cocok dengan bisnis anda. Jika bisnis plan anda diterima, berarti anda akan memiliki beberapa negosiasi yang perlu dilakukan.

Pastikan untuk menyebutkan terminologi-terminologi investasi di dalam suatu kesepakatan tertulis. Mintalah bantuan dari pengacara anda.

Berapa lama investasi akan bertahan? Bagaimana pengembaliannya di kalkulasikan? Bagaimana investasi akan dibayarkan?

Tuliskan jumlah keterlibatan yang akan dimiliki masing-masing angel di dalam bisnis dan bagaimana investasi tersebut akan di legalitaskan.

Amati perjanjian tersebut dengan teliti untuk mencari kemungkinan bagi investor yang ingin menggunakan ekuitas saat ini, atau pinjaman-pinjaman di masa yang akan datang, sebagai jalan untuk melakukan pengontrolan terhadap saham-saham perusahaan.

Perjanjian seperti itu tidak dibuat di surga dan bisa mengindikasikan bahwa anda telah bekerja sama dengan seorang iblis yang bertopeng malaikat.